Banyaknya gempa yang melanda Indonesia membuat was-was... was-was karena tidak bisa diprediksi kapan... jadi andaikata ada gempa kita pasti panik... berikut adalah kiat menghadapi gempa, baik untuk preventif, pada saat kejadian , maupun setelahnya... nah, beberapa tips di sini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi dan data empiris yang faktual dan bisa dipertanggung jawabkan... walaupun tentu saja pada akhirnya tergantung dari Yang Di Atas... jadi saya tidak bertanggung jawab ya...
A. Cara Preventif Sebelum Gempa:
karena gempa tidak bisa diprediksi kapan terjadinya, kita harus siap dengan segala kemungkinan. beberapa hal ini harus diperhatikan untuk bisa menghindari kemungkinan terburuk dan usaha-usaha penyelamatan diri setelahnya:
1. hindari berada di dalam bangunan -- sebaiknya anda beraktivitas, sekolah, masak, mandi, mencuci, belajar, pacaran, dsb di alam terbuka. selain lebih sejuk (kecuali kalo siang hari jam 1), ini juga membuat anda belajar menghargai privasi...
2. hindari berada di keramaian -- keramaian sangat tidak menolong ketika terjadi gempa. percayalah, anda akan ikut panik walaupun anda sendiri tidak panik. keuntungannya cuma satu: berharaplah anda dipeluk wanita cantik yang panik karena berusaha menyelamatkan diri... (jangan lupa pakai parfum yang wangi biar si doi tidak kabur. selanjutnya terserah anda)
3. hindari berada di lantai dua ke atas -- selain susah menyelamatkan diri, lantai dua ke atas tidak aman untuk ditinggali. percayalah, keuntungan tinggal di lantai 2 ke atas hanyalah, anda bisa memata-matai rumah tetangga anda dari jauh tanpa ketahuan, tapi kalau gempa, anda akan sangat kesulitan.
4. hindari berada di kamar mandi terlalu lama -- usahakan mandi tidak lebih dari 2 menit. pakailah air secukupnya. selain untuk mencegah global warming, ini untuk memberi anda pelajaran hidup. masih banyak saudara kita di NTT yang kesulitan air. 1 liter untuk 10 liter. negara sudeka merdeka, tapi masih kekurangan air?? ckckck... negara apa ini?
5. jika harus berada di kamar mandi/ WC lama -- mandilah dengan memakai celana (hanya disarankan untuk pria. untuk wanita [karena saya tidak tahu anatomi tubuh mereka], pikirkan pakaian apa yang bisa anda pakai). setidaknya ketika gempa terjadi, dan anda harus keluar rumah, anda tidak harus telanjang. jangan pakai handuk, trus keluar rumah! ingat, UU Anti pornografi dan pornoaksi. anda tidak mau ditangkap polisi, bukan? oh ya, kalau anda buang air besar, usahakan 30 detik selesai. anda tidak ingin kalau... (bayangke dhewe waelah)...
6. taruhlah keset di depan kamar mandi -- biar anda bisa meniriskan air di kaki anda. anda tidak mau kepleset ketika berlari ke pintu luar.
7. pakailah selalu helm walau di dalam rumah -- anda tidak mau kepala anda tertimpa plafon, bukan?
8. pakailah sepatu kets dimanapun di dalam rumah, waktu tidur sekali pun -- sepatu kets anti slip, sigap, dan nyaman untuk dipakai berlari. jangan pakai high heel, selain susah makainya, jalan pun susah (njuk ngopo diciptakan?)
9. waktu kuliah, usahakan anak-anak yang berukuran kecil berada di dekat pintu, yang besar-besar jarak yang agak jauh -- preventif, anda tidak mau pintu dijejali oleh rombongan orang berbadan gedhe.
10. menyambung nomor 10, dietlah -- berbadan kecil mudah selamat. percayalah. bila terjadi gempa, paling tidak masih muat di kolong meja.
11. timbunlah bahan makanan yang banyak dan tahan lama -- biar ada persediaan makanan.
B.Ketika Gempa Terjadi:
hanya satu: Jangan panik! Yakinkanlah dirimu bahwa peristiwa yang terjadi adalah gempa, dan bukan fenomena hantu yang sedang mengguncang tempat tinggal anda gara-gara anda pipis di tempat mereka sedang gentayangan. Keluarlah ke tempat yang lebih aman. bawa anggota keluarga kalian, dan tak perlu membawa koleksi VCD Miyabi kalian. bawalah hape buat komunikasi dengan keluarga di luar kota. itupun kalau ada sinyalnya.
C. Setelah gempa terjadi
1. Amankanlah anggota badan anda. check semuanya apakah masih utuh atau ada yang lupa dibawa. hah??? (ngeri tenan)
2. amankan keluarga anda. mereka paling berharga.
3. check sekali lagi, apakah itu benar-benar gempa atau gangguan hantu, atau bahkan halusinasi anda. anda tidak mau dianggap orang gila dan tidak waras oleh orang-orang di sekitar anda.
NB: pada akhirnya, berdoalah sebelum dan sesudah gempa, apapun agama anda. Ini untuk preventif hal yang tidak bisa dihindarkan, karena Tuhan akan senang ketika anda ingat kepada-Nya pada saat terakhir anda. bila anda seorang atheis, cobalah berdoa, walaupun sulit terucap. jika anda mati waktu gempa, setidaknya jika Tuhan itu ada, anda pernah berdoa kepada-Nya. Jika tidak ada, maka berbahagialah anda.
Ada tambahan saran lagi??? atau kritik saran?? semua untuk kebaikan bersama. selamat dicoba.
No comments:
Post a Comment